Pendidikan
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Angka Partisipasi Kasar Angka Pendidikan yang Ditamatkan Angka Partisipasi Murni Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B Angka partisipasi sekolah Angka partisipasi sekolah (APS) SD/MI/Paket A Angka partisipasi sekolah (APS) SMP/MTs/Paket B Angka Putus Sekolah: Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Angka Kelulusan: Angka Kelulusan (AL) SD/MI Angka Kelulusan (AL) SMP/MTs Angka Melanjutkan (AM): Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA Sekolah pendidikan SD/MI kondisi bangunan baik Sekolah pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK/MA kondisi bangunan baik Rasio ketersediaan sekolah per penduduk usia sekolah pendidikan dasar Rasio guru per peserta didik sekolah pendidikan dasar Rasio guru/peserta didik per kelas rata-rata sekolah pendidikan dasar Proporsi murid kelas 1 SMP/MTs/sderajat yang berhasil menamatkan sekolah dasar Angka melek huruf penduduk usia 15 - 24 tahun, perempuan dan laki-laki Penduduk yang berusia >15 Tahun melek huruf (tidak buta aksara) Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV Tingkat partisipasi warga negara usia 5-6 tahun yang berpartisipasi dalam PAUD Persentase pendidik PAUD yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain atau psikologi dan sertifikat profesi guru pendidikan anak usia dini Persentase Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Terakreditasi Penduduk yang berusia >15 tahun melek huruf (tidak buta aksara) Tingkat partisipasi warga negara usia 7-12 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar Tingkat partisipasi warga negara usia 13-15 tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan menengah pertama Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Persentase pendidik pada jenjang sekolah dasar yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dan sertifikat pendidik Persentase pendidik pada jenjang sekolah menengah pertama yang memiliki ijazah diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dan sertifikat pendidik Persentase SD dan SMP Terakreditasi Angka Kelulusan (AL) SD/MI Angka Kelulusan (AL) SMP/MTs Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs Tingkat partisipasi warga negara usia 7-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah yang berpartisipasi dalam pendidikan kesetaraan Jumlah Sekolah, Guru, dan Peserta Didik Taman Kanak-kanak (TK) di Bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jumlah Sekolah, Guru, dan Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) di Bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jumlah Sekolah, Guru, dan Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jumlah Sekolah, Guru, dan Peserta Didik Raudatul Athfal (RA) di Bawah Kementerian Agama Jumlah Sekolah, Guru, dan Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bawah Kementerian Agama Jumlah Sekolah, Guru, dan Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Bawah Kementerian Agama Jumlah Warga Negara Usia 7 - 15 Tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan dasar (SD/Mi, SMP/MTs) Jumlah Warga Negara Usia 7 - 18 Tahun yang belum menyelesaiakan pendidikan dasar dan atau menengah yang perpartisipasi dalam pendidikan kesataraan Jumlah Warga Negara Usia 5-6 Tahun yang berpartisipasi dalam pendidikan PAUD
Kesehatan
Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 kelahiran hidup Angka kelangsungan hidup bayi Angka Kematian Balita per 1000 kelahiran hidup Angka Kematian Neonatal per 1000 kelahiran hidup Angka Kematian Ibu per 100,000 kelahiran hidup Rasio posyandu per satuan balita Rasio puskesmas, poliklinik, pustu per satuan penduduk Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk Rasio dokter per satuan penduduk Rasio tenaga medis per satuan penduduk Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat perawatan Proporsi penduduk dengan asupan kalori di bawah tingkat konsumsi minimum (standar yang digunakan Indonesia 2.100 Kkal/kapita/hari) Persentase anak usia 1 tahun yang diimunisasi campak Non Polio AFP rate per 100.000 penduduk Cakupan balita pneumonia yang ditangani Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA Tingkat prevalensi Tuberkulosis (per 100.000 penduduk) Tingkat kematian karena Tuberkulosis (per 100.000 penduduk) Proporsi jumlah kasus Tuberkulosis yang terdeteksi dalam program DOTS Proporsi kasus Tuberkulosis yang diobati dan sembuh dalam program DOTS Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD Penderita diare yang ditangani Angka kejadian Malaria Tingkat kematian akibat malaria Proporsi anak balita yang tidur dengan kelambu berinsektisida Proporsi anak balita dengan demam yang diobati dengan obat anti malaria yang tepat Prevalensi HIV/AIDS (persen) dari total populasi Penggunaan kondom pada hubungan seks berisiko tinggi terakhir Proporsi jumlah penduduk usia 15-24 tahun yang memiliki pengetahuan komprehensif tentang HIV/AIDS Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin Cakupan kunjungan bayi Cakupan puskesmas Cakupan pembantu puskesmas Cakupan kunjungan Ibu hamil K4 Cakupan pelayanan nifas Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani Cakupan pelayanan anak balita Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6 - 24 bulan keluarga miskin Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS) Cakupan Desa/ Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam Persentase balita gizi buruk Prevalensi balita gizi kurang Cakupan Desa Siaga Aktif Rasio daya tampung RS terhadap Jumlah Penduduk Persentase RS Rujukan Tingkat Kabupaten/Kota yang terakreditasi Rasio Tenaga Kesehatan terhadap Jumlah Penduduk Kota Persentase ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan ibu hamil Persentase ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan Persentase bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir Presentase pelayanan kesehatan balita sesuai standar Persentase anak usia pendidikan dasar yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar Persentase orang usia 15-59 tahun mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar Persentase warga negara usia 60 tahun ke atas mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar Persentase penderita DM yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar Persentase ODGJ berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan TBC sesuai standar Persentase orang dengan resiko terinfeksi HIV mendapatkan pelayanan deteksi dini HIV sesuai standar Persentase Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) Presentase Balita Gizi Buruk/Stunting yg mendapatkan Perawatan/Pelayanan Kesehatan Persentase penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD Angka Kematian Ibu Per 100.000 Kelahiran Hidup Jumlah Tenaga Kesehatan Jumlah Kasus Penyakit Menurut Kecamatan Jumlah Sarana Kesehatan Menurut Kecamatan Jumlah Pedagang Kesehatan Jumlah Tenaga Kesehatan Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Ibu Bersalin yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Bayi Baru Lahir yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Balita yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Warga Negara usia pendidikan dasar yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Warga Negara usia produktif yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah warga negara usia lanjut yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Warga Negara penderita hipertensi yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Warga Negara penderita diabetes mellitus yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Warga Negara dengan gangguan jiwa berat yang terlayani kesehatan Jumlah Warga Negara terduga tuberculosis yang mendapatkan layanan kesehatan Jumlah Warga Negara dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus) yang mendapatkan layanan kesehatan
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Proporsi panjang jaringan jalan dalam kondisi baik Rasio panjang jalan dengan jumlah penduduk Persentase kawasan pemukiman yang yang belum dapat dilalui kendaraan roda 4 Persentase jalan kabupaten dalam kondisi baik ( > 40 KM/Jam) Persentase jalan yang memiliki trotoar dan drainase/saluran pembuangan air (minimal 1,5 m) Persentase sempadan jalan yang dipakai pedagang kaki lima atau bangunan rumah liar Persentase rumah tinggal bersanitasi Persentase sempadan sungai yang dipakai bangunan liar Persentase drainase dalam kondisi baik/ pembuangan aliran air tidak tersumbat Tidak terjadi genangan > 2 kali setahun Persentase pembangunan turap di wilayah jalan penghubung dan aliran sungai rawan longsor Persentase irigasi kabupaten dalam kondisi baik Rasio Jaringan Irigasi Persentase penduduk berakses air minum Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum layak, perkotaan dan perdesaan Persentase areal kawasan kumuh Tersedianya fasilitas pengurangan sampah di perkotaan Rasio tempat pemakaman umum per satuan penduduk Rasio tempat ibadah per satuan penduduk Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB Luasan RTH publik sebesar 20% dari luas wilayah kota/kawasan perkotaan Rasio bangunan ber- IMB per satuan bangunan Ruang publik yang berubah peruntukannya Rasio luas kawasan tertutup pepohonan berdasarkan hasil pemotretan citra satelit dan survei foto udara terhadap luas daratan Ketaatan terhadap RTRW Panjang jalan Kabupaten dalam kondisi baik Presentase Panjang Jalan Kabupaten yang di rehabilitasi/direkonstruksi Rasio luas kawasan permukiman rawan banjir yang terlindungi oleh infrastruktur pengendalian banjir di WS Kewenangan Kabupaten Rasio luas kawasan permukiman sepanjang pantai rawan abrasi, erosi, dan akresi yang terlindungi oleh infrastruktur pengaman pantai di WS Kewenangan Kabupaten Persentase jumlah rumah tangga yang mendapatkan akses terhadap air minum melalui SPAM jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan terlindungi terhadap rumah tangga di seluruh kabupaten Persentase jumlah rumah yang memperoleh layanan pengolahan air limbah domestik Persentase tenaga operator/teknisi/analisis yang memiliki sertifikat kompetensi Rasio proyek yang menjadi kewenangan pengawasannya tanpa kecelakaan konstruksi Rumah Tangga Bersanitasi Rumah tangga pengguna air bersih Kawasan Kumuh Ruang terbuka hijau per satuan luas wilayah Rasio luas daerah irigasi kewenangan kabupaten yang dilayani oleh jaringan irigasi Panjang Jalan Menurut Tingkat Kewenangan Pemerintahan Jumlah Warga Negara yang memperoleh kebutuhan pokok air minum sehari-hari Jumlah Warga Negara yang memperoleh layanan pengolahan air limbah domestik
Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat
Sosial
Persentase PMKS yang memperoleh bantuan sosial Persentase PMKS yang tertangani Persentase PMKS skala yang memperoleh bantuan sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar Persentase panti sosial yang menerima program pemberdayaan sosial melalui kelompok usaha bersama (KUBE) atau kelompok sosial ekonomi sejenis lainnya Persentase panti sosial yang menyediakan sarana prasarana pelayanan kesehatan sosial Persentase wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat (WKBSM) yang menyediakan sarana prasarana pelayanan kesejahteraan sosial Persentase korban bencana yang menerima bantuan sosial selama masa tanggap darurat Persentase korban bencana yang dievakuasi dengan mengunakan sarana prasarana tanggap darurat lengkap Persentase penyandang cacat fisik dan mental, serta lanjut usia tidak potensial yang telah menerima jaminan sosial Rehabilitasi sosial dasar penyandang disabilitas telantar di luar panti Rehabilitasi sosial dasar anak telantar di luar panti Rehabilitasi sosial dasar lanjut usia terlantar diluar panti Rehabilitasi sosial dasar tuna sosial khususnya gelandangan dan pengemis di luar panti Perlindungan dan jaminan sosial pada saat tanggap & paska bencana bagi korban bencana Persentase (%) penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar dan gelandangan pengemis yang terpenuhi kebutuhan dasarnya di luar panti (Indikator SPM) Persentase korban bencana alam dan sosial yang terpenuhi kebutuhan dasarnya pada saat dan setelah tanggap darurat bencana daerah kabupaten Rasio rumah singgah/shelter/ tempat tinggal sementara yang dimiliki sesuai standar dengan Jumlah Penyandang Diabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar, dan gepeng Persentase penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar dan gepeng yang direunifikasi dengan keluarga Rasio pekerja sosial professional dan/atau TKS dan/atau relawan sosial yang disediakan
Tenaga Kerja
Angka sengketa pengusaha-pekerja per tahun Besaran kasus yang diselesaikan dengan Perjanjian Bersama (PB) Besaran pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan Keselamatan dan perlindungan Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta program Jamsostek Perselisihan buruh dan pengusaha terhadap kebijakan pemerintah daerah Besaran Pemeriksaan Perusahaan Besaran Pengujian Peralatan di Perusahaan Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis masyarakat Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan Rasio lulusan S1/S2/S3 Persentase kegiatan yang dilaksanakan yang mengacu ke rencana tenaga kerja Persentase Tenaga Kerja Bersertifikat Kompetensi Tingkat Produktivitas Tenaga Kerja Persentase Perusahaan yang menerapkan tata kelola kerja yang layak (PP/PKB, LKS Bipartit, Struktur Skala Upah, dan terdaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan). Persentase Tenaga kerja yang ditempatkan (dalam dan luar negeri) melalui mekanisme layanan Antar Kerja dalam wilayah Kabupaten Persentase perselisihan hubungan industrial yang diselesaikan melalui Perjanjian Bersama oleh Mediator Hubungan Industrial Persentase instruktur bersertifikat kompetensi Persentase Lembaga Pelatihan Kerja yang memiliki perizinan Pencari Kerja Terdaftar, Lowongan Kerja Terdaftar, dan Penempatan/Pemenuhan Tenaga Kerja Menurut Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Jenis Kelamin Ketenagakerjaan TKI Di Luar Negeri PHK Rata-Rata Upah Minimum Regional
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Persentase partisipasi perempuan di lembaga pemerintah Proporsi kursi yang diduduki perempuan di DPR Partisipasi perempuan di lembaga swasta Rasio KDRT Persentase jumlah tenaga kerja dibawah umur Partisipasi angkatan kerja perempuan Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di dalam unit pelayanan terpadu Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di Puskesmas mampu tatalaksana KtP/A dan PPT/PKT di Rumah Sakit Cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu. Cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan putusan pengadilan atas kasus- kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum Cakupan layanan pemulangan bagi perempuan dan anak korban kekerasan Cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak korban kekerasan Rasio APM perempuan/laki?laki di SD Rasio APM perempuan/laki?laki di SMP Rasio APM perempuan/laki?laki di SMA Rasio APM perempuan/laki?laki di Perguruan Tinggi Rasio melek huruf perempuan terhadap laki?laki pada kelompok usia 15?24 tahun Kontribusi perempuan dalam pekerjaan upahan di sector nonpertanian Persentase ARG pada belanja langsung APBD Persentase anak korban kekerasan yang ditangani instansi terkait kabupaten Rasio kekerasan terhadap perempuan, termasuk TPPO (per 100.000 penduduk perempuan) Persentase korban kekerasan perempuan yang terlayani Partisipasi angkatan kerja perempuan
Pertanahan
Lingkungan Hidup
Tersusunnya RPPLH Kabupaten/Kota Terintegrasinya RPPLH dalam rencana pembangunan kabupaten/kota Terselenggaranya KLHS untuk K/R/P tingkat daerah provinsi Hasil Pengukuruan Indeks kualitas Air Hasil Pengukuruan Indeks kualitas Udara Hasil Pengukuruan Indeks kualitas Tutupan Lahan Pembinaan dan Pengawasan terkait ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang diawasi ketaatannya terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH d yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota Peningkatan kapasitas dan Sarana Prasarana Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup di Daerah (PPLHD) di Kabupaten Terfasilitasi Pendampingan Pengakuan MHA Terverifikasinya MHA dan kearifan lokal atau pengetahuan tradisional Terverifikasi hak kearifan lokal atau hak pengetahuan tradisional Penetapan hak MHA Terfasilitasi kegiatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan Terfasilitasi penyediaan sarana/prasarana Terlaksananya pendidikan dan pelatihan masyarakat Terlaksananya pemberian penghargaan lingkungan hidup Pengaduan masyarakat terkait izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang di terbitkan oleh Pemerintah daerah Kabupaten/Kota, lokasi usaha dan dampaknya di Daerah kabupaten/kota. Timbulan sampah yang ditangani Persentase jumlah sampah yang terkurangi melalui 3R Persentase cakupan area pelayanan Persentase jumlah sampah yang tertangani Operasionalisasi TPA/TPST/SPA di kabupaten Persentase izin pengelolaan sampah oleh swasta yang diterbitkan Persentase pengelolaan sampah oleh swasta yang taat terhadap peraturan perundang- undangan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Terlaksananya pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Ketaatan penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap izin lingkungan, izin PPLH dan PUU LH yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten
Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Laju pertumbuhan penduduk (LPP) Total Fertility Rate (TFR) Persentase Perangkat Daerah (Dinas/Badan) yang berperan aktif dalam pembangunan Daerah melalui Kampung KB Persentase Perangkat Daerah (Dinas/Badan) yang menyusun dan memanfaatkan Rancangan Induk Pengendalian Penduduk Jumlah kebijakan (Peraturan Daerah/Peraturan Kepala Daerah) yang mengatur tentang pengendalian kuantitas dan kualitas penduduk Jumlah sektor yang menyepakati dan memanfaatkan data profil (parameter dan proyeksi penduduk) untuk perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan Jumlah kerjasama penyelenggaraan pendidikan formal, non formal, dan informal yang melakukan pendidikan kependudukan Rata-rata jumlah anak per keluarga Ratio Akseptor KB Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perempuan menikah usia 15 - 49 Angka kelahiran remaja (perempuan usia 15?19) per 1.000 perempuan usia 15?19 tahun (ASFR 15?19) Cakupan Pasangan Usia Subur (PUS) yang istrinya dibawah 20 tahun Cakupan PUS yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (unmet need) Persentase Penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Persentase tingkat keberlangsungan pemakaian kontrasepsi Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber-KB Cakupan anggota Bina Keluarga Remaja (BKR) ber-KB Cakupan anggota Bina Keluarga Lansia (BKL) ber-KB Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di setiap Kecamatan Cakupan Remaja dalam Pusat Informasi Dan Konseling Remaja/Mahasiswa Cakupan PKB/PLKB yang didayagunakan Perangkat Daerah KB untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah di bidang pengendalian penduduk Cakupan PUS peserta KB anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB mandiri Rasio petugas Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) setiap desa/kelurahan Cakupan ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi untuk memenuhi permintaan masyarakat Persentase Faskes dan jejaringnya (diseluruh tingkatan wilayah) yang bekerjasama dengan BPJS dan memberikan pelayanan KBKR sesuai dengan standarisasi pelayanan Cakupan penyediaan Informasi Data Mikro Keluarga di setiap desa Persentase remaja yang terkena Infeksi Menular Seksual (IMS) Cakupan kelompok kegiatan yang melakukan pembinaan keluarga melalui 8 fungsi keluarga Cakupan keluarga yang mempunyai balita dan anak yang memahami dan melaksanakan pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak Rata-rata usia kawin pertama wanita Persentase Pembiayaan Program Kependudukan, Keluarga Bencana dan Pembangunan Keluarga melalui APBD dan APBDes TFR (Angka Kelahiran Total) Angka Kelahiran Remaja umur 15-19 tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) Persentase pemakaian kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR) Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (unmet need)
Perhubungan
Komunikasi dan Informatika
Perindustrian
Kelautan dan Perikanan
Perencanaan Pembangunan
Keuangan
Kepegawaian serta pendidikan dan pelatihan
Sekretariat

Total Fertility Rate (TFR)

Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana


No Elemen Tahun Pengentri Satuan Grafik
2010 2011 2012 2013 2014
1 Total Fertility Rate (TFR) 0 0 0 0 0 Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Persen (%)